3 tahun, rasanya tidak ada yang berbeda. kita masih tetap sering bertengkar, berdebat ini itu, dan melakukan hal-hal gila. kita masih 2 orang yang berbeda karakter dengan egonya yang sebesar gunung. mungkin yang berbeda, cara kita memandang hubungan ini. visi kita tentang masa depan, sesuatu yang tidak pernah kita temui diawal.
bukan sekali dua kali saya jadi “tempat sampah” teman-teman. tiap dengar cerita mereka tentang relationship mereka, kamu tau apa yang saya fikirkan? saya bersyukur punya kamu. :) bersyukur karena kamu tidak pernah berbuat kasar kepada saya, bahkan memaki. bersyukur karena Tuhan berikan kamu buat saya, bukan orang lain. mungkin kalau orang lain, saya tidak bisa jadi pribadi yang lebih baik dalam memandang sesuatu. saya belajar banyak hal dari kamu. bertumbuh dan saling jaga. saling mengingatkan dan memotifasi. I just believe that the entire universe conspired to help me find you. :)
cerita kita mungkin tidak semenarik cerita pasangan lain yang bergelimang hadiah mahal, atau kejutan super sensasional. kita juga bukan pasangan romantis yang selalu menampilkan kemesraan didepan banyak orang.
cerita kita juga bukan dongeng romantis ato novel percintaan yang super sempurna, kita penuh dengan banyak kekurangan. maybe it is our imperfections which make us so perfect for one another..
kita pasangan yang penuh dengan masalah, tapi selalu berusaha untuk menyelesaikannya. yup, saat kita berhasil menyelesaikan masalah kita, kita membangun pondasi kita lebih kuat dan berhasil naik satu level lagi kan? :)
kita pasangan yang selalu melakukan hal tolol, beradu pendapat, berteriak, sesaat kemudian menangis menyesalinya. kita pasangan yang saling membenci, memutuskan untuk tidak saling bertemu, tapi kemudian sadar ada yang salah, ada yang kurang, dan… even if we fight a lot, i still want you in my life. saya tau kamu juga, yup… kita saling membutuhkan.
kita pasangan yang tertawa gila, dimana saja, dan kapan saja kita mau — sekalipun tidak ada hal yang lucu — menurut orang lain. kita pasangan yang super duper sederhana, bahkan cenderung -miskin- hahaha, tapi kita tetap bisa menikmati hidup.
ya, cerita kita cerita terbaik yang pernah ada.
terimakasih karena kamu mau berjuang bersama saya melewati banyak hal. memeluk disaat saya menangis karena berbagai hal bodoh. the happiness is you come to me when i’m sad and erase my tears and hug me tight. :)
terimakasih karena selalu mencoba bersabar, menahan ego kamu disaat saya kekanak-kanakan. terimakasih, karena kamu saya berani bermimpi banyak hal — dengan kamu saya melihat semuanya dari sisi yang berbeda. kamu tau, saya selalu bangga menjadi bagian hidupmu… :)
you’re more than my love, my life, you’re my secrets, my sweetest, you’re my best friend, my boyfriend, you’re my one, my only.
thank you for everyting… :)
i love you.
happy anniversary.

Terimakasih bersedia menjadi pendengar yang setia, mendengarkan lelucon garing saya, mendengar setiap keluhan dan masalah saya, bahkan selalu tabah mendengarkan suara cempreng saya tiap kali kita karokean…
Terimakasih sudah menjadi patner wisata kuliner terhebat yang saya punya, bersedia masuk dari satu tempat makan ke tempat makan yang lain dan mencicipi berbagai makanan, menjemput saya tengah malam hanya untuk makan, juga kesediaannya merasakan keracunan mie ayam bersama…
Terimakasih karena tidak pernah malu melihat porsi makan saya yang seperti porsi makan kuli bangunan, juga bersedia menahan malu setiap kali saya bersendawa karena kekenyangan…
Terimakasih menjadi orang yang tertawa paling kuat setiap kali saya melakukan hal-hal bodoh, sabar menghadapi kelemotan saya…
Terimakasih untuk kesabarannya menghadapi mood saya yang sering labil, tidak pernah mengeluh tiap kali saya jadikan korban kemarahan karena mood yang jelek…
Terimakasih selalu meladeni saya ini itu, bahkan ketika kamu sedang capek sekalipun…
Terimakasih selalu bersedia memberikan dada dan lengan untuk memeluk saya ketika saya sedih, mengahapus air mata saya setiap saya menangis, dan selalu meyakinkan saya tidak pernah sendiri…
Terimakasih karena selalu membuat saya tertawa, menceritakan hal-hal aneh, berlaku konyol, juga menunjukkan ekspresi tidak wajar yang sering mengundang tawa…
Terimakasih karena selalu memarahi saya tiap kali saya tidak berfikir panjang untuk melakukan sesuatu…
Terimakasih selalu mengingatkan saya tentang bersyukur, tentang pengharapan, tentang berserah pada Tuhan…
Terimakasih selalu mendukung saya, bahkan ketika orang lain mungkin tidak mengerti jalan pikiran saya, kamu yang paling mengerti…
Terimakasih memaafkan kesalahan terbesar saya, tidak marah, bahkan menutupi kekecewaan mu dengan tetap memeluk saya dan menghapus air mata saya…
Terimakasih selalu mendokan saya… Memegang tangan saya dan mengatakan semua akan baik-baik saja…
Terimakasih karena berhasil membuat saya mengekspresikan emosi yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya… “jealous”. Saya baru mengerti kalo cemburu itu ternyata benar-benar tidak menyenangkan…
Terimakasih karena sering membuat saya salah tingkah tiap kali kamu memuji saya “cantik”, menatap dalam ketika saya bercerita ini itu, atau ketika kamu berbicara serius tentang masa depan. sungguh, belum ada laki-laki yang membuat saya salah tingkah hanya dengan hal sepele seperti itu.
Terimakasih selalu bisa membuat saya merasa spesial dengan hal-hal yang simpel…
Terimakasih karena selalu bisa meyakinkan saya tiap kali saya ragu…
Terimakasih karena mengajari saya… hmmm… “you know what”, sesuatu yang kamu berikan ke saya dihari ulang tahun saya, tepat 2 tahun yang lalu…
Terimakasih untuk setiap moment romantis yang ada, sekalipun mungkin kamu tidak pernah menyadarinya….
Terimakasih selalu menceritakan hal-hal yang baru kepada saya, menceritakan masa kecilmu, asalmu, makanan favoritmu, keluargamu, kuliahmu, pelayananmu…
Terimakasih sudah berubah banyak…
Terimakasih tidak pernah lupa mengingatkan saya “jangan lupa makan”…
Terimakasih karena selalu bawel, komentari saya ini itu, dari yang penting sampai ga penting… You’re so loveable…
Terimakasih karena selalu membuat saya marah, 5 menit kemudian membuat saya tertawa terbahak-bahak…
Terimakasih sering membuat saya menangis, sesaat kemudian membuat saya senyum-senyum sendiri…
Terimakasih melengkapi saya dalam banyak hal, menjaga saya, mengkhawatirkan saya…
Terimakasih beresedia melewati banyak hal bersama saya, senang, sedih, marah, bete, semuanya ada…
Terimakasih bersedia bertahan dengan saya…
Terimakasih selalu bertindak dewasa, menyelesaikan semua masalah…
Terimakasih karena 2 tahun lalu bersedia masuk kedalam kehidupan saya yang datar-datar saja. Thank you for make my day…
Terimakasih untuk 2 tahun paling gila, paling menguras emosi, dan paling membahagiakan…
Thank you for loving me…
Happy anniversary…
Love you… :)
Ps: boleh ga berdoa buat anniversary-anniversary selanjutnya? :D
